SCOPE (Subholding Upstream Collaboration on Petroleum Engineering) berkolaborasi dengan KAPPA Engineering menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Pressure Transient Analysis (PTA) & Rate Transient Analysis (RTA): Applications & Integration” pada 18–19 Mei 2026 di Pertamina Corporate University, Gedung YPKP Simprug.
Pelatihan selama dua hari ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kemampuan praktis peserta dalam menerapkan Pressure Transient Analysis dan Rate Transient Analysis pada reservoir minyak dan gas. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan untuk mengintegrasikan kedua metode analisis tersebut dalam mengevaluasi kinerja reservoir, mendiagnosis perilaku sumur, mengestimasi cadangan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam pengelolaan produksi dan reservoir.
Pada hari pertama, materi “Fundamentals of PTA & RTA” disampaikan oleh Dasha Latysh, Senior PTA–RTA Trainer and Consultant dari KAPPA Engineering. Dalam pembukaannya, Dasha menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang baik antara SCOPE dan KAPPA Engineering dalam menghadirkan workshop bertema reservoir engineering bagi para profesional di lingkungan Pertamina.
Sesi hari pertama berfokus pada prinsip-prinsip dasar PTA dan RTA, termasuk pemahaman respons tekanan dan laju produksi serta penerapannya dalam mengidentifikasi karakteristik sumur dan reservoir.
Pada hari kedua, pembahasan dilanjutkan dengan topik “Advanced Reservoir Surveillance: Integrated PTA–RTA Applications”. Materi yang disampaikan menekankan integrasi PTA dan RTA untuk kegiatan reservoir surveillance serta penerapannya dalam menghasilkan evaluasi reservoir yang lebih menyeluruh. Kegiatan ini turut menghadirkan Joop de Wit, Technical Manager KAPPA SEA, sebagai salah satu tenaga ahli dari KAPPA Engineering.
Melalui kolaborasi ini, SCOPE terus memperkuat perannya sebagai wadah pengembangan kompetensi dan pertukaran pengetahuan di bidang petroleum engineering. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan metode analisis reservoir secara terintegrasi untuk mendukung pengelolaan aset hulu migas yang lebih efektif dan optimal.


